Ketika menempuh
padang pasir yang panas bagai menyala
dalam perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah yang terkenal itu, ia masih
merupakan janin dalam rahim ibunya. Demikianlah telah menjadi taqdir bagi
Abdullah bin Zubeir melakukan hijrah bersama Kaum Muhajirin selagi belum muncul
ke alam dunia, masih tersimpan dalam perut ibunya ....
Ibunya Asma, - semoga Allah ridla kepadanya dan ia jadi ridla kepada Allah -
setibanya di Quba, suatu dusun di luar kota Madinah, datanglah saat
melahirkan, dan jabang bayi yang muhajir itu pun masuklah ke bumi Madinah
bersamaan waktunya dengan masuknya muhajirin lainnya dari shahabat-shahabat
Rasulullah shallallahu alaihi wasalam ... !